Beranda / Artikel

Pertolongan Dan Rahmat Allah selalu ada

Menghitung waktu baca…
    Alhamdulillah 3× ......
Bismillahirrahmanirrahim...


          Di suatu tempat seorang mahasiswi cantik yang selalu berangkat ke universitas nya selalu menggunakan angkutan umum . Karna mahasiswi tersebut terlalu ramah terhadap semua orang yang dia temui, tidak terkecuali dengan supir angkutan umum itu. Hari demi hari ia lewati dan tanpa disadari , mahasiswi dan supir angkutan umum itu semakin dan semakin dekat. 



Hari ini adalah hari yang paling menggentarkan hati seorang mahasiswi yang cantik dengan menggunakan baju terbuka, ya begitulah rinciannya , 


       Saat sang supir angkutan tersebut ia jumpai , mahasiswi tersebut bertanya " kang kok tumben sepi yang lain mana" tanyanya. Supir tersebut menjawab "ya begitulah Rizki itu kan Tuhan yang atur " . Dengan tersenyum sang mahasiswi itu pun langsung naik . Selama perjalanan mereka bercakap-cakap seperti biasa. Setelah melewati jalan lain menuju kampus , mahasiswi itu tidak merasa curiga ,meskipun ia sempat berpikir dalam hatinya , "Mungkin ia mau beli bensin ,kali ya " gumamnya . Di pertengahan jalan mahasiswi itupun bertanya " perasaan ini bukanlah jalan menuju kampus ya kang"  , " memang bukan ini jalan menuju Padang pasir dan kita akan segera sampai" jawab sang supir itu. Dengan kecepatan penuh supir angkutan umum menuju Padang pasir . Bingung , maka mahasiswi itu tidak bisa berkata-kata, Dan terdiam sejenak . Akhirnya datanglah mereka di Padang pasir yang luas itu.

    "Turuuuun "ucap supir itu , dengan bingung yang teramat sangat mahasiswi itupun langsung turun dan berkata" memang akang mau beli apa" sambil tertawa supir angkutan itu berkata" sudah dari dulu aku ingin melakukan ini , ini adalah salahmu karna kau telah memancingku untuk berbuat ini padamu, dengan kau mengajakku bercanda tawa dengan pakaianmu itu" . Sambil kaget mahasiswi itupun berteriak untuk minta tolong sekeras yang ia mampu, namun naas, supir itupun berkata " sekeras apapun kamu berteriak disini tidak ada orang, kamu hanya menghabiskan usahamu saja karena inilah tempat yang paling jarang dilewati orang  " . Sang mahasiswi itupun menangis , dengan tangisan penyesalan yang teramat sangat, dan ia berkata " baiklah kau boleh memperlakukanku semaumu , namun aku minta satu hal padamu ,dan jangan ganggu aku seusai aku berdoa" pintanya. 


      Dengan mengangguk penuk hawa nafsu, supir itupun memberikannya waktu sepuluh menit untuk melakukannya . Setelah ia sholat sunnah taubat, ia berdo'a " ya Allah hanya kepada engkaulah hamba meminta pertolongan, sungguh hamba menyesali semua perbuatan hamba , tolonglah hamba ya Allah, bantulah hamba ya Allah " sambil menangis ia mengulang ulangi perkataanya , dan waktunya pun habis. Saat ia hampir disentuh oleh supir tersebut iapun, melihat kearah jalan  dan ia melihat mobil yang ia kenali, dan saat itulah kakak dan adiknya memukul supir itu dengan balok besar , sehingga supir itupun terjatuh pingsan. 

     Sesampainya di pertengahan jalan , ia menangis sambil bertanya " kak bagaimana caranya engkau tau aku ada disini,"" tanya nanti sama ibu" jawabnya. 

     Sesampainya di rumah sambil ia menangis dan langsung  memeluk ibunya ," ibu terima kasih karna telah menyelamatkan putrimu kembali" ibunya pun tersenyum dan berkata " sama2 , tapi ada apa nak , dan mengapa engkau menangis" 
 "Bukannya ibu tau  kalau aku dibawa oleh supir angkutan dan memberitahu saudara2ku ," dengan kaget lalu berkata"bukannya abangmu belum pulang dari luar kota, dan adikmu belum pulang sekolah" 

Sontak mahasiswi itupun berlari keluar rumah untuk melihat saudar2nya . Dan ia pun menangis terjatuh karena melihat kenyataan bahwa memang yang menolongnya itu bukanlah saudar2nya namun Malaikat yang Allah turunkan atasnya karna ia sudah mau bertaubat, iapun bersujud kepada Allah Subhana wa taala, karna rasa syukurnya . Telah diselamatkan oleh Allah . 

Sebagaimana Nuh berdo'a kepada Allah subhanahuwataa la dalam surah ,.[Hud/14:47]. Yang berbunyi
قَالَ رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ ۖ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Nuh berkata, Ya Rabbku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan (memberi rahmat) kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.”[Hûd/11:47].
Kita mengambil pelajaran dari ayat di atas bahwa seorang yang suci , seorang nabi saja mengharapkan Rahmat dari Allah masa kita tidak .

 Dan Dari kisah Ini kita jadikan pelajaran bahwa Allah Subhana huuwata ala. Selalu memberikan Rahmat kepada orang-orang yang menginginkannya .dan semoga kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dan sebarkan lah kisah ini agar menjadi inspirasi buat kita agar kita selalu meminta perlindungan hanya kepada Allah semata . Amiiin amiin ya rabbal alamiin 


     
Bagikan tulisan ini

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Pariwisata Tumbuh, Siapa yang Benar-Benar Mendapat Manfaat?

Kebakaran Hebat Melanda Kampung Adat Sade, Ratusan Rumah Terdampak

Dari Berugak ke Ruang Digital: Bagaimana Nilai Sasak Bertahan di Era Modern | Nalar Sasak